304
Redaksi |

Keutamaan dan Amalan Waktu Sahur

Sumber foto pontianak.tribunnews.com

Seringkali waktu sahur hanya dijadikan sebagai ajang makan dan minum, walaupun makan dan minum di waktu sahur merupakan ibadah yang di dalamnya terdapat pahala dan berkah yang besar, tapi tidak hanya itu, waktu sahur pun memiliki keistimewaan yang luar biasa. Sebelum mengetahui keistimewaan waktu sahur, kita harus lebih dulu tahu berkah dan perintah melakukan sahur. Di bawah ini beberapa hadits Rasulullah:

تَسَحَّرُوا فَإِنَّ فِي السَّحُورِ بَرَكَةً

“Sahurlah kalian, karena sesungguhnya di dalam sahur terdapat keberkahan.” (H.R. Imam Bukhari dan Imam Muslim)

فَصْلُ مَا بَيْنَ صِيَامِنَا وَصِيَامِ أَهْلِ اْلكِتَابِ أَكْلَةُ السَّحَرِ

“Pemisah/pembeda di antara puasa kita dan puasanya Ahli Kitab adalah makan sahur.” (H.R. Imam Muslim)

مَنْ أَرَادَ أَنْ يَصُومَ فَلْيَتَسَحَّرْ بِشَيْءٍ

“Barangsiapa hendak berpuasa, maka bersahurlah dengan sesuatu.” (H.R. Imam Ahmad)

Waktu sahur memiliki keistimewaan yang luar biasa untuk memanjatkan doa, shalat, ibadah dan memohon ampun kepada Allah SWT. Dalam satu ayat dikatakan:

الصَّابِرِينَ وَالصَّادِقِينَ وَالْقَانِتِينَ وَالْمُنْفِقِينَ وَالْمُسْتَغْفِرِينَ بِالْأَسْحَارِ

“Mereka adalah orang-orang yang sabar, jujur, tunduk, rajin berinfaq, dan rajin memohon ampunan di waktu sahur.” (Q.S. Ali Imran: 17)

Menurut Imam Ibnu Katsir, ayat tersebut menunjukkan keutamaan memperbanyak istighfar di waktu sahur, khususnya di akhir daripada waktu sahur. Keutamaan waktu sahur diperkuat dengan dalil keutamaan melakukan ibadah di sepertiga malam. Rasulullah bersabda:

يَنْزِلُ رَبُّنَا تَبَارَكَ وَتَعَالَى كُلَّ لَيْلَةٍ إِلَى السَّمَاءِ الدُّنْيَا حِينَ يَبْقَى ثُلُثُ اللَّيْلِ الآخِرُ يَقُولُ مَنْ يَدْعُونِى فَأَسْتَجِيبَ لَهُ مَنْ يَسْأَلُنِى فَأُعْطِيَهُ مَنْ يَسْتَغْفِرُنِى فَأَغْفِرَ لَهُ

“Setiap malam Tuhan kami turun ke langit dunia di saat akhir sepertiga malam. Dia berfirman: “Siapa yang berdoa kepada-Ku akan Aku kabulkan. Siapa yang meminta kepada-Ku akan Aku beri. Dan Siapa yang memohon ampunan kepada-Ku akan aku ampuni.” (H.R. Imam Bukhari dan Imam Muslim)

Karena itu, setelah makan sahur, alangkah baiknya kita habiskan waktu kita untuk beribadah kepada Allah, memohon ampunanNya dan mengharapkan ridaNya sampai fajar menyingsing. Imam Ibnu Hajar al-Asqalani mengatakan dalam Fath al-Bârî (juz 3, hlm 31):

أن آخر الليل أفضل للدعاء والاستغفار ويشهد له قوله تعالى والمستغفرين بالأسحار وأن الدعاء في ذلك الوقت مجاب

“Sesungguhnya akhir malam itu lebih utama untuk berdoa, beristigfar. Dalilnya adalah firman Allah yang mengatakan: “Dan orang-orang yang rajin beristigfar di waktu sahur.” Sesungguhnya doa di waktu akhir malam itu mustajab.”

Wallahu a’lam…


Kepada para pembaca setia Tangga.id dan para penulis. Tangga.id mengundang Anda semua untuk menjadi kontributor, menyumbangkan pemikiran dan gagasan Anda melalui web Tangga.id. Ingin tahu bagaimana aturan mainnya, klik di sini

Share this...
Share on FacebookShare on Google+Tweet about this on TwitterShare on LinkedInPin on PinterestEmail this to someonePrint this page
Tangga.id
Trending