Quote Pilihan Helen Keller (1880-1968 M)

Sumber gambar perkins.org

(1)

“The highest result of education is tolerance.”

(Hasil tertinggi dari pendidikan adalah toleransi)

(2)

“Walking with a friend in the dark is better than walking alone in the light.”

(Berjalan bersama seorang teman di kegelapan jauh lebih baik daripada berjalan seorang diri dalam cahaya)

(3)

“The best and most beautiful things in the world cannot be seen or even touched—they must be felt with the heart.”

(Hal terbaik dan terindah di dunia tidak bisa dilihat ataupun disentuh—mereka harus dirasakan dengan hati)

(4)

“What we have once enjoyed we can never lose. All that we love deeply becomes a part of us.”

(Apa yang pernah kita nikmati, kita tidak akan pernah kehilangannya. Semua yang kita cintai dengan dalam, menjadi bagian dari kita)

(5)

“The only thing worse than being blind is having sight but no vision.”

(Satu-satunya hal yang lebih buruk dari buta adalah mempunyai penglihatan tapi tanpa visi)

(6)

“I can see, and that is why I can be happy, in what you call the dark, but which to me is golden. I can see a God-made world, not a manmade world.”

(Aku bisa melihat, dan itulah kenapa aku bisa bahagia, dalam apa yang kau sebut kegelapan, tapi itu merupakan emas untukku. Aku bisa melihat dunia yang dibuat Tuhan, bukan dunia yang dibuat manusia)

(7)

“Death is no more than passing from one room into another. But there’s a difference for me, you know. Because in that other room I shall be able to see.”

(Kematian tidak lebih dari melintasi satu ruangan ke ruangan lainnya. Tapi bagiku, ada perbedaannya, karena di ruangan lain itu, aku akan dapat melihat)

(8)

“People do not like to think. If one thinks, one must reach conclusions. Conclusions are not always pleasant.”

(Orang-orang tidak suka berpikir. Jika seseorang berpikir, ia pasti mencapai kesimpulan. Dan kesimpulan tidak selalu menyenangkan)

(9)

“No one has a right to consume happiness without producing it.”

(Tidak seorang pun memiliki hak mengkonsumsi kebahagiaan tanpa memproduksinya)

****

____________________

*) Helen Keller (27 Juni 1880-1 Juni 1968 M), seorang penulis, aktivis politik dan lecturer asal Amerika. Dia orang tuli-buta pertama yang berhasil meraih gelar sarjana. Helen Keller kehilangan penglihatan dan pendengarannya di suia 19 bulan setelah terserang sebuah penyakit. Keller frustasi dan sering marah karena kesulitan berkomunikasi, kemudian orangtuanya, ketika dia berusia 7 tahun, mempekerjakan Anne Sullivan menjadi guru dan pembimbingnya. Setiap hari Anne Sullivan mengajarkan kosa kata baru. Helen Keller berkeliling lebih dari 39 negara untuk bicara dengan para pemimpin negara dan menggumpulkan dana untuk orang-orang buta dan tuli. Dia mendirikan American Foundation for the Blind. Helen Keller menghasilkan 12 buku: The King Frost (1891), The Story of My Live (1903), The World I Live In (1908), My Religian (1927), dan seterusnya. Bukunya yang paling terkenal adalah The World I Live In dan The Story of My Live yang menjadi literatur klasik Amerika dan diterjemahkan ke dalam lebih dari 50 bahasa.


Kepada para pembaca setia Tangga.id dan para penulis. Tangga.id mengundang Anda semua untuk menjadi kontributor, menyumbangkan pemikiran dan gagasan Anda melalui web Tangga.id. Ingin tahu bagaimana aturan mainnya, klik di sini

Share this...
Share on FacebookShare on Google+Tweet about this on TwitterShare on LinkedInPin on PinterestEmail this to someonePrint this page
Tangga.id
Trending